PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA -2Untuk melaksanakan ketentuan Pasal 28 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pemerintah telah mengundangkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan dan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Di dalam kedua Undang-Undang tersebut telah dicantumkan hak-hak setiap warga Negara sebagai bentuk perlindungan Pemerintah terhadap hak asasi manusia (HAM). Namun demikian, di dalam rangka perlindungan hak asasi manusia tersebut, setiap warga negara memiliki kewajiban untuk melindungi hak asasi orang lain. Penegasan mengenai perlindungan hak asasi manusia dan kewajiban asasi manusia telah dicantumkan di dalam Pasal 2&I yang berbunyi: (1) Setiap orang utajib menghormati twk asasi manusia orang lain dalam tertib leehidupan bermasgaralcat, berba ngsa, dan bernegara. (2) Dalam m.enjalankan lu,k dan leebebasannya, setiap ordng wdjib tunduk leepad.a pembatasan gang difetapkan dengan uttaang-indang aeng"n male,std semata-mata untuk menjamin pengalotan serta penghormatan atas hak dan leebebasan orang lain dan untuk memenuhi Atntutan yang adil sesai d.engan pertimbangan moral, nilai-nilai ogama, tceamana4- dai kctertibon umum dalam &tatu masgdrolcat demakratb, Berdasarkan ketentuan Pasal 2&J Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 di atas dapat disimpulkan bahwa konsep hak asasi manusia berdasarkan Undang-Undang Disar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 tidak bersifat absolut (relatif). Hal ini sejalan dlngan pandangan ASEAN di dalam butir pertama dan kedua eangkot<, Declaratbn onl.htmanRighfs D93. "Firsttlere b the matter of fab application: the approaclt to lwmant rights lus to be 'balaned'; 'double stand.ards in tle implementation of lutman ilhts, ar to be awide* '@nertt' is expressed about tle prbftg a@rded ,one-category o! Wlrts'; 'eanlomic, social, anlfiral, ciuit and political rights' are interdepend.ent and indiuisible and. must thetefore be ,addresied in on integrated ond balane manner'. Tle barelg disgabed subtext lere is thot ciuil and politiml igrus fiDith their assertions of demooatic and protest rights) tnue been urorglg prioitised bg tle atppori.ers of lutman ryrus-in the Giba{ Nofih uith the result tlut tle atbject of lanman rehrs ofun appears exlnusted. one U by" of demooatb freedom lr,s been fullg- uentilited. In faci fum tle PanSkol, perspediue, social importane'. and economb rights are of ai leost qual Seqnd , . .

Select target paragraph3