PRES IDEN REPU BLIK INDONESIA PENJELASAN ATAS PERATUMN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2017 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI KEMASYAMI$TAN I. UMUM Alinea Keempat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik _ Indonesia Tahun 1945 mencantumkan hal-hal sebagai berikue'Kemu.dian daripad.a ifu untttk membenatk suafit pem.erintah Negara \donlsia gang melhdungi segenop bangsa bldottesia dan seluruh atipah dorah Indonesia d,an unfiik memajutean teesejartcraan umum, menerd.oskan bangsa, dwt ihtt metalesaiatcan teetertiban dunia yang P$"p"" berdasarkan kem.erdekaary perdamaian abodi, dan lceadilan sosial, maka di,susunlah Kemerdekaan Keba ngsaan hdonesia ifii dalam flaat indangUndang Dasar Negara Republik Indonesia, gang terbentuk d.alam suafit :urynan Negara Republik Ind.ot'tesia gang bertcedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhanan.yang Maha Esa, Kemanusiaan g;q adil itan beradab, Persahtan hdonesia dan Kemkyatan gang dipintpit obh hikmat leeHjaksonaan dalam-.- permulTawaroian/peiltafutai'serta dengan meuujudkan suaht Keadilan sosia! bagi sefuruh rakyat h:Jlonesia". Wujud dari bunyi alin_ea_ keempat Undang_Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, antara lain telah dicantirmkan di dalam Pasal 28 undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyatakan bahwa kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat merupakan bagian dari hak asasi manulsi" a"r"* -nepuUUt lelidunan berbangsa dan bernegara t.t"* Negara Xesatuan Indonesia. Untuk . . .

Seleccionar párrafo de destino3